Selamat Datang

Selamat Datang di Web Blog Patriot Cahaya. Web Blog ini berisi perjalanan penulis Senda Irawan dan Novel Patriot Cahaya. Bagi sobat pembaca yang ingin mengetahui tentang Patriot Cahaya Berikut ini petunjuk link yang bisa diklik:

Klik Sinopsis - Untuk mengetahui sinopsis dari Patriot Cahaya.

Klik Endorsement - Untuk mengetahui siapa saja yang mengendorse Patriot Cahaya.

Klik Youtube - Untuk melihat preview youtube-nya.

Klik Interview Majalah - Untuk melihat berita tentang interview Senda Irawan di majalah-majalah yang pernah mewawancarainya.

Klik Interview TV - Untuk melihat berita tentang interview Senda Irawan di televisi yang pernah mewawancarainya.

Klik Bedah Buku - Untuk melihat berita tentang acara bedah buku yang Senda Irawan lakukan.

Preview Patriot Cahaya

Kamis, 12 April 2012

Artikel Keuangan Keluarga Bulan April di Majalah Muzakki


Sobat bulan April ini saya kembali menulis untuk Majalah Muzakki. Bagi yang ingin membacanya silahkan lihat di majalah Muzakki untuk versi cetaknya dan yang sulit menemukan majalahnya, ini ada versi cetaknya:
Mengatur keuangan keluarga sama pentingnya seperti mengatur keharmonisan rumah tangga. Sebuah keluarga akan termenej baik saat para anggota keluarga, terutama suami dan istri mampu menggunakan, menyimpan, dan menyalurkan anggaran belanja sesuai kebutuhan dalam rumah tangga. Tentu saja, anggaran yang kita siapkan untuk buah hati termasuk salah satu di dalamnya.

“Bunda belikan aku pakaian baru, sudah mulai kesempitan nih.” Kata-kata ini keluar begitu saja dari buah hati kita saat tubuh mereka mulai membesar. Mungkin tidak akan jadi masalah bila kita memiliki anggaran yang besar. Namun, akan menjadi masalah besar bila ternyata anggaran kita tidak besar. Tentunya, hal ini akan membuat kita pusing tujuh keliling. Jadi, bagaimana caranya mengatur anggaran pengeluaran untuk buah hati kita? Berikut ini ada beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk mengatur anggaran pengeluaran sang buah hati.

Pertama, gunakan manajemen amplop. Cara ini klasik dan biasa digunakan oleh ibu-ibu zaman dahulu. Bagaimana cara kerjanya? Sesuai dengan namanya manajemen amplop, setiap bulannya Anda bisa menyisihkan kebutuhan anak dengan menggunakan amplop. Misalnya, dalam satu bulan ada lima kebutuhan yang terdiri dari makan, sekolah, jajan, rekreasi dan buku. Maka dalam satu bulan Anda bisa menyediakan lima amplop dengan penjatahan pada amplop sesuai kebutuhan. Setelah itu, tulis di amplop tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Dengan sistem penjatahan, Anda bisa melakukan penghematan pada pos pengeluaran anak. Tegaskan pada diri Anda sendiri untuk tidak mengambil jatah keuangan lagi bila memang jatah dalam amplop tersebut sudah habis sebelum akhir bulan.  Kecuali, bila Anda membutuhkan dana untuk kesehatan dan biaya rumah sakit pada anak.

Kedua, ajarkan anak untuk menjadi partner dalam mengatur anggaran. Bila anak Anda sudah bersekolah di tingkat SD. Maka ajak mereka untuk mengetahui hal-hal apa saja yang bisa dibeli olehnya, dan ceritakan pula kebutuhan bulanan Anda pada mereka. Dengan berbicara transparan kepada anak, secara tidak langsung kita akan memberi pemahaman pada mereka untuk mengetahui tentang kondisi keuangan keluarga. Biasanya, anak yang memiliki kesadaran tinggi pada orang tuanya, bahkan akan menyarankan untuk hemat ketika mereka tahu orang tuanya akan membeli barang dengan sistem kredit.

Ketiga, bila memang uang belanja yang diberi suami Anda dirasa kurang mencukupi kebutuhan buah hati, maka Anda bisa mencoba bisnis kecil-kecilan via jejaring sosial ataupun Blackberry. Barang yang dijual beragam, bergantung pada minat dan kesukaan Anda berbisnis. Teman saya yang saat ini sedang hamil anak ketiga, menyempatkan diri untuk berdagang lulur dan spa untuk ibu-ibu kompleks dan pengajian. Hasilnya cukup efektif untuk menambah kebutuhan si kecil.

Ke empat, ajarkan anak untuk menabung bila mereka ingin membeli sesuatu. Cara ini akan membuat mereka belajar menghargai setiap rupiah yang keluar dari keringat orang tuanya. Bila anak ingin membeli mainan dengan harga yang cukup mahal, maka sebagai orang tua langkah yang harus kita lakukan adalah membeli celengan kecil dan memberikan pada anak secara bertahap. Sewaktu saya kecil, ibu saya memberlakukan hal ini untuk membeli video games Sega. Walau akhirnya saya dibelikan video games tersebut oleh nenek saya. Dengan cara seperti ini orang tua saya mengajarkan pada saya untuk memahami tentang sulitnya mencari uang. Dan saya pun akhirnya memahami keadaan orang tua saya waktu itu.

Ke lima, untuk pengeluaran pakaian si kecil yang cepat sekali berubah, kita bisa menggunakan trik membeli baju yang lebih besar. Cara ini cukup efektif untuk membuat pengeluaran belanja pakaian menjadi besar.

Ke enam, bila harus mengeluarkan kebutuhan anak, carilah moment discount pada momen tertentu seperti lima hari menjelang Ramadhan, ulang tahun kota Jakarta atau bazaar tertentu.

Ke tujuh, untuk kebutuhan rekreasi, bila anggaran Anda memang tidak besar. Maka kita tidak perlu mengadakan rekreasi yang mahal. Terkadang rekreasi mengunjungi danau atau taman bisa jadi hal yang menarik bila diadakan bersama keluarga. Jangan lupa bawa permainan kecil yang bisa dimainkan di sana, seperti ular tangga atau halma. Dengan begitu Anda bisa membantu membunuh kebosanannya bila duduk terlalu lama di tempat rekreasi.

Ke delapan, untuk kebutuhan jajan anak. Anda bisa menggunakan metode bekal pada anak Anda. Cara ini selain dapat menghemat uang jajan mereka, juga dapat mengontrol jajanan yang masuk ke tubuh anak Anda, karena saat ini tidak semua jajanan anak baik untuk dikonsumsi.

Itulah ke delapan tips yang bisa Anda lakukan dalam mengelola pengeluaran si kecil. Semoga tips ini bermanfaat untuk Anda dan keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ikuti Perkembangan Blog via Email