Selamat Datang

Selamat Datang di Web Blog Patriot Cahaya. Web Blog ini berisi perjalanan penulis Senda Irawan dan Novel Patriot Cahaya. Bagi sobat pembaca yang ingin mengetahui tentang Patriot Cahaya Berikut ini petunjuk link yang bisa diklik:

Klik Sinopsis - Untuk mengetahui sinopsis dari Patriot Cahaya.

Klik Endorsement - Untuk mengetahui siapa saja yang mengendorse Patriot Cahaya.

Klik Youtube - Untuk melihat preview youtube-nya.

Klik Interview Majalah - Untuk melihat berita tentang interview Senda Irawan di majalah-majalah yang pernah mewawancarainya.

Klik Interview TV - Untuk melihat berita tentang interview Senda Irawan di televisi yang pernah mewawancarainya.

Klik Bedah Buku - Untuk melihat berita tentang acara bedah buku yang Senda Irawan lakukan.

Preview Patriot Cahaya

Tampilkan postingan dengan label Mereka yang memberikan endorsement. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mereka yang memberikan endorsement. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

Endorsement ke 21 dari Hilbram Dunar

Sudah sejak lama aku memperhatikan Mas Hilbram Dunar di acara sport dan acara Mario Teguh. Namun tidak pernah terpikirkan sedikitpun ia akan memberikan endorsement untuk Patriot Cahaya. Di tengah kesibukannya mengisi berbagai macam acara, Hilbram Dunar masih mau menyempatkan menulis endorsement untuk Patriot Cahaya. Seperti apa endorsement novel untuk Patriot Cahaya, simak penuturan berikut ini:


“Patriot Cahaya adalah hidangan lezat untuk jiwa dengan bumbu cerita kehidupan sederhana tapi penuh dengan makna untuk hidup luar biasa. Dalam Patriot Cahaya, kekuatan cinta menjelma menjadi tenaga untuk mencapai mimpi hidup manusia.”

Sejujurnya aku masih tidak percaya dengan endorsement yang diberikan oleh Mas Hilbram Dunar, bagiku ini adalah sebuah kehormatan tersendiri yang tidak pernah diperkirakan. Patriot Cahaya, engkau tidak hanya memberikan kekuatan pada orang lain, tapi energi besar yang selalu membuatku terus melangkah menjejakkan mimpi-mimpi dalam hidup....

-Senda-

Penjejak Cahaya

Sabtu, 30 April 2011

Endorsement ke 20 dari blogger Titi Akmar....

Yihaa, Alhamdulillah akhirnya Patriot Cahaya, mendapatkan endorsement ke 20. Kali ini yang memberikan endorsement adalah seorang sahabat lama yang juga berprofesi sebagai blogger. Aku sendiri sudah cukup lama mengenal Titi, karena memang sebelumnya kami satu sekolah bahkan satu kelas di SMU 71.

Hmm seperti apa endorsement dari Titi? Simak penuturannya berikut ini....


“Persahabatan, cinta, dan mimpi menjadi kata-kata kunci yang terblender dengan halus di dalam novel Patriot Cahaya. Detail-detail kehidupan urban yang menjadi rangka cerita juga membuat pembaca merasa akrab dengan kehidupan anak-anak muda di sini. Senda tidak bermaksud menggurui pembacanya dengan kisah-kisah klise yang hanya memiliki kesenangan, namun ia juga menyisipkan fakta-fakta bahwa hidup ini tidak dibangun hanya dengan senyum, namun juga diperkuat dengan luka dan duka. Dan kesemuanya itu, yang membuat kita menjadi manusia seutuhnya.”



Setidaknya aku kembali merenung dengan Patriot Cahaya, sebuah spirit yang kini menyematkan di dada, kemudian menggelembung cepat seperti mendesak keluar. Bila engkau mengetahui betapa aku memperjuangkan ini semua hingga titik darah penghabisan, mungkin engkau tidak akan menyadari, betapa memilih profesi menulis di Indonesia tidaklah semudah di negeri lain. Tapi, selalu ada pejuang yang akan memenangkan pergulatan industri ini ketika engkau sudah memutuskan penuh dedikasi, sepenuh hati mencintai ini sebagai bagian hidup yang tidak terpisahkan. Seperti kata seorang mentor menulis dalam sebuah forum, “saya ini adalah seorang penulis dan saya menghidupi semua kehidupan saya dari menulis karena itulah saya mencintai profesi ini sampai kapanpun.”

Mungkin aku sudah terlanjur cinta dengan pilihan hidup ini....

-Senda-

Penjejak Cahaya

Minggu, 10 April 2011

Endorsement ke 19 dari Konsultan Karir

Yiiihaaa Alhamdulillah hari ini aku mendapati inbox e-mailku di balas oleh ibu Sylvina, seorang konsultan karir yang memiliki aktivitas padat mengajarkan pengembangan diri dan pengembangan karir untuk instansi-instansi di Indonesia.



Bersama Experd yang dipimpin ibu Eillen Rachman, ia kemudian menelurkan beberapa buku dan artikel yang terbit setiap akhir pekan di koran Kompas. Selain itu beliau juga menulis buku 77 Jurus Jitu Lolos Tes Wawancara Kerja, bersama Tangga Pustaka. Nah, seperti apa komentar beliau tentang Patriot Cahaya, simak penuturannya berikut ini:



"Setiap tokoh diciptakan untuk membawa cerita dan harapan yang bisa menginspirasi pembaca. Novel ini seolah berupaya menularkan kekuatan sehingga setelah membacanya kita ingin menjadi lebih baik, lebih berarti dan tidak takut untuk menghadapi hidup, apapun "takdir" yang kita miliki. Cocok sekali dengan judulnya, "Patriot Cahaya". Jadi tidak sabar menunggu untuk mengurai misteri dari setiap tokoh dan mengetahui perjalanan "Patriot Cahaya" secara utuh."

Minggu ini sungguh di tutup dengan manis, selalu saja ada kejutan baru dari oleh Allah SWT. Spirit Patriot Cahaya kuyakini tidak akan meredup selama ada ketulusan di dalamnya. Itulah yang kuyakini saat ini....

-Senda-
Penjejak Cahaya

Senin, 04 April 2011

Endorsement ke 18, Peer Holm Jorgensen

Wow, tiada hari tanpa keajaiban, semua kesulitan sepertinya perlahan berganti kemudahan. Kali ini, Peer Holm Jorgensen, benar-benar memberikan endorsement untuk Patriot Cahaya. Penulis The Forgotten Massacre ini sudah bersedia membaca novel saya, apa yang ingin Peer katakan pada novel ini? Simak penuturannya berikut ini:



“Patriot Cahaya” – by Senda Irawan Pratono

As a very strong dedication to his late friend Umar Hadi, Senda has written an intense novel about the depth of true friendship and the importance of hope and motivation to survive by using a spectacular gallery of fascinating characters.

With “Patriot Cahaya” Senda illuminates the darkness.

- Peer Holm Jørgensen, author of “The Forgotten Massacre”.

Sungguh sampai endorsement ke 18 ini aku terharu, saat membaca endorsementnya. Peer memberikan endorsement lebih kepada essensi, bukan sekedar jalan cerita. Aku hanya bisa tersenyum memberikan penghormatan padanya. Yah, kamu benar Peer, novel ini sebuah penghormatan yang saya masih pegang teguh sampai sekarang. Untukmu, sahabatku Umar....


-Senda-
Penjejak Cahaya

Jumat, 01 April 2011

Endorsement ke 17 dari Pendiri Komunitas Backpacker Dunia

Sobat, kali ini Patriot Cahaya sudah sampai pada endorsement ke 17, jumlah yang cukup banyak untuk sebuah novel, tapi begitulah proses sampai akhirnya Patriot Cahaya nantinya lahir.

Untuk endorser yang satu ini, pasti semua backpacker di Indonesia mengenalnya, beliau adalah Mbak Elok Dyah Messwati, pendiri dari Komunitas Backpacker Dunia, wartawan Kompas dan Penulis Buku "Backpacking Hemat ke Australia."

Kesediaan beliau untuk membaca Patriot Cahaya, semakin menguatkanku kepercayaan akan arti penting dari persahabatan, mimpi dan harapan yang tersemat dari Patriot Cahaya. Seperti apa endorsement dari beliau? Berikut kebijakan hati beliau melihat Patriot Cahaya:



"Membaca Patriot Cahaya anda akan dibawa pada determinasi anak-anak muda yang mendobrak keterbatasan untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Sebuah kisah yang menginspirasi generasi muda agar berani merealisasi angan menjadi kenyataannya, bukan sekadar berangan-angan. Ditulis secara apik dengan bahasa yang cermat, lugas, dan enak dibaca, novel Patriot Cahaya menjadi salah satu alternatif bacaan yang bergizi. Sebuah novel yang akan mengajak anda untuk terus bermimpi dan merealisir mimpi-mimpi anda. Selamat mas Senda Irawan!"

Elok Dyah Messwati
Pendiri dari Komunitas Backpacker Dunia, wartawan Kompas dan Penulis Buku "Backpacking Hemat ke Australia."



Sejujurnya aku sampai saat ini masih tidak menyangka dengan apresiasi ini. Aku sangat sadar ini semua baru bagiku, tapi dukungan dan support dari para endorser dan para sahabat luar biasa. Aku harap ini adalah langkah yang baik untuk meretas semuanya menjadi nyata.

Sahabatku Umar, doamu sebelum wafat akan terealisasi, tahun ini Patriot Cahaya lahir, melengkapi buku-buku inspirasi lainnya dan dunia akan tahu siapa yang mendukung langkahku selama ini....


-Senda-
Penjejak Cahaya

Senin, 28 Maret 2011

Endorsement ke 16 dari penulis Coming Home

Sobat, aku hari ini semakin tidak percaya dan hanya bisa bersyukur pada Allah SWT karena dukungan demi dukungan untuk Patriot Cahaya mengalir terus. Entah harus apa aku membalas dukungan para sahabat dan teman-temanku, yang sudah memberikan endorsement di Patriot Cahaya.

Kali ini Sefryana Khairil memberikan endorsementnya untuk Patriot Cahaya. Ia adalah seorang novelis yang sudah sering mengeluarkan novel. Naskahnya bertebaran di pelbagai penerbit dari mulai Gradien, Gagas Media sampai penerbit klasik Obor. Apa kata Sefry tentang Patriot Cahaya? Simak Penuturan berikut ini:



"Ada kehidupan, ada kematian, itulah yang terus berputar, namun satu hal yang akan terus ada adalah mimpi. Novel Patriot Cahaya memberikan gambaran mengenai mimpi, serta bagaimana menggapainya. Tercapai atau tidaknya bukanlah tujuan, melainkan bagaimana usaha menggapainya. Sebuah novel yang menggugah dan menginspirasi."

Sefryana Khairil
Penulis novel Dongeng Semusim, Rindu, Tanah Air Beta, dan Coming Home.



Ini adalah sebuah beban yang masih harus kuperjuangkan, karena mimpiku sebenarnya membawa Patriot Cahaya ke level yang lebih tinggi lagi, film. Aku tahu prosesnya memang tidak mudah, tapi aku sangat sadar rentang perjalanan dan pembelajaran ini akan memberikan arti dan dampak baik untukku sendiri.

Jejakku semakin dekat, kelahiran Patriot Cahaya semakin merambat, sudah saatnya merenung tentang kisah klasik perjuanganku untuk bisa sampai ke tahap ini.....

-Senda-
Penjejak Cahaya

Minggu, 27 Maret 2011

Endorsement ke 15 dari blogger Nona Dita

Meretas mimpi menjadi novelis tanpa dukungan sahabat dan teman-teman rasanya tidak mungkin, apalah artinya saya bila tanpa dukungan mereka. Terutama para endorser, hari ini saya mendapatkan satu endorsement dari teman lama saya. Dia adalah Dita, seorang blogger yang sudah sukses dan malang melintang keliling Indonesia bahkan sampai ke Amerika.



Ditengah kesibukannya ia menyempatkan diri untuk membaca Patriot Cahaya, sungguh membuat saya terhormat karena ia masih menyempatkan diri untuk memberikan endorsement di Patriot Cahaya. Berikut ini adalah endorsement darinya:



Patriot Cahaya menyajikan kisah yang penuh warna! Ada banyak kejutan di sepanjang cerita & membuat saya menduga-duga terus kujutan apalagi yang akan diberikan Senda. Karakter tiap tokohnya kuat & masing-masing punya cerita yang menarik untuk diikuti. Pembaca punya banyak pilihan tokoh untuk dijadikan idola, karena “jagoannya” nggak cuma satu orang saja. Sampai saat selesai membaca, muncul harapan & tekad bahwa siapapun -iya, saya dan juga anda!- bisa sukses seperti para Patriot Cahaya!

(Anandita Puspitasari, blogger http://nonadita.com, penulis buku Gratis! Keliling Indonesia & Belajar di Luar Negeri karena Blog)



Sungguh sampai saat ini saya masih tidak menyangka, Patriot Cahaya akan didukung oleh banyak orang, semoga Patriot Cahaya menjadi penerang bagi jiwa-jiwa yang sedang gelap dan menjadi penerang untuk melihat kejujuran, perjuangan, semangat, persahabatan, cinta dan harapan.

-Senda-
Penjejak Cahaya

Sabtu, 26 Maret 2011

Endorsement ke 14 dari Penulis Kontrasepsi

Sobat Patriot Cahaya, aku hari ini speech less mendapatkan endorsement dan surat dari Mbak Eni Martini untuk Patriot Cahaya, sungguh diluar dugaan ia akan memberikan endorsement dan suratnya yang cukup panjang, aku hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih untuk kesediaannya membaca Patriot Cahaya.



Endorsementnya:

Patriot Cahaya menyuguhkan peristiwa menyenangkan, kegagalan dan kehilangan juga kebahagiaan, sebagai debut awal saudara Senda dalam menulis novel menurut saya idenya sangat kaya: kaya tokohnya, kaya tragedi mau pun konfliknya yang dicangkup dalam satu wadah tokoh yaitu Patriot Cahaya

Eni Martini
Penulis Novel Kontrasepsi



Dan ini surat khusus dari beliau:

10.00 wib
Bismillah.
Malam ramai…
Di hari yang selalu sibuk oleh anak-anak meski gelap mulai memeluk bumi.

Membaca novel Patriot Cahaya awalnya saya sempat dibingungkan akan karakter pertokoh, juga nama-namanya karena banyaknya tokoh-tokoh dalam novel ini yang berperan, termasuk bingung siapakah tokoh utama yang akan saya jadikan idola, meski pada halaman pertama sudah dijelaskan: tokoh Andra mendominasi cerita Patriot Cahaya.
*kebanyakan kan setiap novel pasti ada satu tokoh idola yang menonjol dan diidolakan pembacanya, misalnya dalam novelnya Kang Abik atau Habiburrahman yang berjudul Ayat Ayat Cinta, dimana disana menonjol seorang tokoh bernama Fahri baik secara karakter, dll sehingga sampai ada fenomena anak-anak yang baru lahir dinamai oleh ibunya: Fahri (ini terjadi pada teman saya sendiri).
Kembali ke Patriot Cahaya, dalam novel ini *setelah membaca sekian lembar, akhirnya saya menyakini Andra lah tokoh utama, sebagai pencetus Patriot Cahaya sesuai judul novel. Namun ternyata seiring sejalan banyak tokoh-tokoh lain yang tidak kalah kuat, terlebih setelah… ternyata Andra menemui ajalnya, menurut saya bukan sebagai penutup cerita seperti kebanyakan tokoh utama dalam novel-novel lain, bukan sebagai puncak ending-nya.(Dalam hati saya bertanya mengapa Andra harus meninggal agar membuat teman-temannya menyadari untuk bersatu menyelesaikan mimpi mereka masing-masing? Kenapa tidak diperkuat perjuangan mereka dalam menggapai impian lalu ditutup dengan ending mereka meraih mimpi sesuai porsinya masing-masing tanpa ada yang harus meninggal? Pembaca kan, bisa mengambil hikmah atau pencerahan dari pergulatan para tokoh saat menggapai mimpi mereka…
Namun pada episode si penulis saya baru tahu kenapa Andra harus meninggal dalam perannya di novel ini. Turut berduka cita ya, Senda)
Nah, ketika menyakini Andra sebagai tokoh utama, saya sempat mempermainkan imajinasi saya sebagai pembaca bahwa pada ending cerita dia akan sukses ke London, menjadi sineas film sesuai harapannya, dan bersatu dengan Kezia, pengagum gelapnya setelah melalui peristiwa Kanaya meninggal karena kecelakaan *seperti biasa para penulis membuat salah seorang tokoh meninggal agar mudah untuk merubah scene atau saya biasa menamainya: merubah takdir agar tidak perlu repot membuat cerita, kenapa tokoh tsb tidak ada atau tidak bisa bersatu dengan tokoh yang dimaksud penulis , kemudian Andra tergoda hati dengan Delta yang hanya dijumpai sekilas. Seperti suksesnya tokoh utama dalam novel Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata, si Ikal (setidaknya meski gagal menyatu dengan A Ling, tokoh Ikal mencapai mimpinya sampai ending).
Sehingga pembaca akan menamatkan novelnya dengan ingatan tokoh utama hidup dengan mencapai tujuannya.*rata-rata pembaca menginginkan tokoh utama hidup kan, apalagi jika novel tersebut sejenis novel pencerahan (saya berharap sekali novel saudara Senda ini termasuk dalam novel pencerahan seperti novel-novel lain yang dibuat berdasarkan kisah nyata, amin).
Maka dari pergulatan, pertanyaan soal tokoh utama…kesimpulan akhir setelah membaca Patriot Cahaya, menurut yang saya tangkap secara pribadi ternyata tokoh utama dengan kaya karakter itu adalah ‘Patriot Cahaya” itu sendiri, yang berisi anak-anak muda dalam berbagai kalangan, yang memiliki nasib-nasibnya sendiri, yang berjuang menentukan takdir hidup, khas gaya anak muda sekarang: sok tahu, optimis-pesimis-emosional, cerdas, banyak kemauan, persahabatan, percintaan, dan pemimpi!
Pembuatan novel secara puzzle atau tidak beraturan atau si penulis menamakannya Maju-Mundur sehingga pembaca terombang-ambing emosinya, *sesungguhnya saya penyuka alur novel sejenis Patriot Cahaya, dimana kita jadi main tebak nasib, tebak ending, tebak tokoh, dsb dengan rasa penasaran penuh. Namun tidak mudah untuk membuat novel dengar alur Maju-Mundur, si penulis dipaksa untuk memiliki daya ingat tinggi akan kisah perkisah yang dibuatnya, seperti otak yang berkerja keras mengingat kejadian masa silam dan masa di depan. Salut untuk Senda ya !
Seperti novel-novel lain yang berusaha menyuguhkan sesuatu untuk pembaca, maka Patriot Cahaya menyuguhkan peristiwa menyenangkan, kegagalan dan kehilangan juga kebahagiaan, sebagai debut awal saudara Senda dalam menulis novel menurut saya idenya sangat kaya: kaya tokohnya, kaya tragedi mau pun konfliknya yang dicangkup dalam satu wadah tokoh yaitu Patriot Cahaya yang memiliki filosofi:
Sejauh mata melangkah, kita akan selalu menjadi patriot cahaya yang menerangi kegelapan. Baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang-orang di sekitar kita. Perjalanan panjang akhirnya membuat kita menyadari arti penting dari sebuah perjuangan, sebuah sinar tidak akan menjadi terang bila tak ada yang membantunya untuk tetap terang, keberadaan sahabat adalah kunci meraih asa, doa orang terkasihi adalah pemulus jalan dan keyakinan pada Illahi adalah bahan bakar untuk meneranginya.
Sehingga ketika selesai membaca novel saudara Senda yang cukup banyak menggunakan gaya bahasa puisi, seperti pada pembuka novel:
Matanya terlilip oleh debur angin di musim penghujan, saat ini badai sepertinya ingin menyapa para perindu air...
Atau pada lembaran lainnya yang menyuguhkan puisi:
Ada arti mendalam
Saat kau buat lubang di pipimu
Semua keramahan tergantikan dalam gurat halus bibirmu
Dan banyak lagi menyelipkan puisi-puisi lainnya.
Selain terhibur oleh warna berbeda, novel yang diperkaya genre tulisan lain: puisi, saya merasa anak-anak muda layak untuk membaca Cahaya Patriot agar maksud si penulis tersampaikan dengan baik: menjadi patriot cahaya dalam kegelapan...
Terbayang bukan anak-anak bangsa yang demikian, sehingga tidak ada satu pun perbuatan baik yang sia-sia meski mengalami berbagai keterpurukan

Paso, 22 Maret 2011

Eni Martini

Sabtu, 19 Maret 2011

Endorsement ke 13, Dari Penulis Summer Breeze (penulis yang novelnya sudah di filmkan)

Yiiihaaa, Alhamdulillah novelku kini dibaca oleh salah satu novelis yang sudah terkenal. Kali ini yang menjadi endorser saya ke 13 adalah seorang penulis novel Summer Breeze. Penulis yang novelnya sudah di film-kan ini, dengan segala kerendahan hatinya ia berbesar hati membubuhkan endorsement untuk Patriot Cahaya. Sungguh aku tidak duga, ia akan memberikan endorsement secepat ini, nah seperti apa endorsementnya? Simak penuturannya berikut ini:



Patriot Cahaya memberi kita semangat untuk terus meraih mimpi sekali pun jalan yang harus ditempuh tidak mudah. Pada akhirnya, yang menjadi penting bukanlah apa mimpi itu tercapai atau tidak, melainkan seberapa keras usaha kita dalam mencapainya dan pelajaran apa yang kita petik dari perjalanan itu. Good job, Senda, for delivering such messages.

Orizuka, penulis Summer Breeze dan Our Story
http://www.orizuka.com/



Aku tidak tahu harus bilang apa saat ini, namun satu hal yang aku yakini. Setiap pekerjaan yang tulus, akan di respons dengan baik oleh pembaca, karena ketulusan itu datangnya dari hati yang paling dalam. Terima kasih banyak Orizuka, karena engkau sudah menyempatkan diri dan memberikan ketulusan mengendorse dan menilai novelku ini....




-Senda-
Penjejak Cahaya

Minggu, 13 Maret 2011

Endorsement ke 12 dari Motivator Transformasi

Sobat, alhamdulillah jalan untuk meretas Patriot Cahaya, semakin di dukung oleh banyak kalangan, tidak hanya sastrawan, novelis dan penulis buku saja, kali ini Patriot Cahaya mendapatkan endorsement dari seorang Motivator Transformasi, Dudi Mardiyansyah....



Beliau tidak hanya menjadi motivator, tapi inspirator bagi saya secara pribadi, karena perjuangannnya melawan penyakit epilepsi sangatlah gigih. Mengingatkan saya pada tokoh Andra yang berjuang untuk menggapai mimpinya menjadi seorang movie maker....

Nah seperti apa endorsement-nya? Berikut penuturan beliau terhadap Patriot Cahaya:

PATRIOT CAHAYA, sebuah Novel yang bisa men TRANFORMASI Jiwa....
Perjuangan Transformasi Andra dalam novel ini mampu Mengubah, Menggugah, Memotivasi, Menginspirasi & Mencerahkan Pembacanya.

Dudi "Motivator Tranformasi" Mardiyansyah
International NLL Trainer/Transformer Coach.



Aku senang dengan perjalanan dan pencapaian ini, meski novelku belum terbit tapi sokongan dan dukungan dari banyak kalangan membuatku bisa menapakai diri sebagai penulis....

Terima kasih banyak sobat....


-Senda-
Penjejak Cahaya

Selasa, 08 Maret 2011

Endorsement ke 11 dari Direktur Program ACT (Aksi Cepat Tanggap)

Alhamdulillah senang sekali aku mendapatkan endorsement dari penulis berguru kehidupan, sobat. Patriot Cahaya kali ini dibaca oleh seorang penulis yang juga salah satu Programme Director-nya ACT.



Beliau adalah Bayu Gawtama, seorang yang sederhana dan bersahaja yang pernah aku kenal. Setahun yang lalu pada malam pengumpulan dana KBB, aku dan teman-teman mengundang beliau di acara tersebut dan dari penuturan beliau, aku terhenyak karena banyak hikmah yang bisa di petik dari beliau.



Kali ini sebuah kehormatan, beliau memberikan endorsement padaku, berikut endorsement beliau pada Patriot Cahaya:

"Novel yang hidup! Membuat saya menghela nafas berkali-kali saat membacanya...."

Aku masih tidak bisa percaya, langkah demi langkah untuk mewujudkan Patriot Cahaya ini sudah semakin dekat. Aku tak akan pernah menyerah mewujudkan Patriot Cahaya, bersiaplah menjadi penggenggam cahaya, sobat....

-Senda-
Penjejak Cahaya

Kamis, 03 Maret 2011

Endorsement ke 10 untuk Patriot Cahaya dari Juri Khatulistiwa Award 2002

Sobat, sudah lama aku tidak mengabarkan endorsement Patriot Cahaya.... Sekian lama naskahku terendap di penerbit, aku memang sengaja tidak mencari endorsement dulu, karena memang momentumnya belum pas.



Meski begitu aku tidak berhenti dan berpangku tangan, aku tetap bergerilya mencari endorsement untuk Patriot Cahaya. Dan kali ini aku mendapatkan endorsement dari salah seorang sastrawan yang sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta Sastra. Yup, beliau adalah Donny Anggoro, salah seorang penulis esseis, novelis, pecinta puisi dan juri di Khatulistiwa Award 2002. Seperti apa pandangannya terhadap Patriot Cahaya? Simak penuturan berikut:

“Di tangan penulis lewat caranya sendiri Patriot Cahaya begitu menggugah dengan
penuturan yang tak terlunta. Novel yang menyegarkan bagi yang merindukan liatnya
cerita.”

(Donny Anggoro, eseis, novelis, aktivis Meja Budaya dan Juri Khatulistiwa Award 2002)



Aku sangat takzim ketika ia menyempatkan Patriot Cahaya, harapanku ini adalah awal yang baik untuk memulai semuanya menjadi baik. Mimpi itu disematkan dalam hati, terkadang tidak mudah merealisasikan namun pada satu waktu ada momentum yang membuatnya meledak, percayalah ketika kau yakin semua akan menjadi nyata dan Patriot Cahaya adalah mimpi yang disematkan dan siap meledak....

-Senda-
Penjejak Cahaya

Minggu, 02 Mei 2010

Endorsement ke 9 untuk Patriot Cahaya

Setelah lama tidak mengabari sobat pembaca tentang Patriot Cahaya, kali ini aku akan mengabari tentang endorsement terbaru untuk Patriot Cahaya. Hmm siapa yang kali ini memberi endorsement?



Yup, kali ini tidak lain dan tidak bukan adalah penulis senior yang sudah meretas novel-novel best seller. Beliau adalah bu Abidah El Khalieqy yang sudah membuat novel Perempuan Berkalung Sorban dan Menebus Batas menjadi best seller. Lewat tangan dinginnya, kedua novel tersebut menjadi novel best seller. Hmm seperti apa endorsement dari beliau? Mari kita simak penuturan beliau….



“Novel persahabatan, petualangan dan percintaan yang mendebarkan. Pendongkrak jiwa muda di tengah zaman edan.”

(Abidah El Khalieqy, Penulis Perempuan Berkalung Sorban dan Menebut Batas)



Aku sangat terperangah, kala beliau menyempatkan diri untuk membaca Patriot Cahaya. Aku berharap langkahku menuju impianku, tidak terhadang apapun. Seperti mimpi Patriot Cahaya yang akan terealisasi….

-Senda-
Penjejak Cahaya

Minggu, 18 April 2010

Endorsement ke 8 Untuk Patriot Cahaya dari Fahd Djibran

Wow, senang sekali aku mendapatkan endorsement dari penulis hebat seperti Fahd Djibran. Penulis yang terkenal cerdas dan menggelitik pemikiran kita akan kontempolasi dan sastra ini sudi berkenan membubuhkan endorsementnya padaku. Mau tahu seperti apa endorsementnya? Check it out....



“Saya sangat mengapresiasi novel ini. Kisah tentang cinta dan perjuangan memang tak pernah habis dikupas, selalu ada sisi lain yang menarik untuk diakrabi dan dijadikan sumber inspirasi.”

Fahd Djibran, Penulis Curhat Setan



Fiuh susah mengungkapkan apa yang kan ku rasakan nantinya bila Patriot Cahaya sudah tergenggam. Kejutan-kejutan ini memberikanku spirit untuk tetap berjuang seperti para Patriot Cahaya selalu menggenggam keyakinan pada dirinya untuk bertindak.

Terima Kasih Fahd karena sudah meluangkan waktu untuk membaca naskah saya....
:-)

-Senda-
Penjejak Cahaya

Sabtu, 10 April 2010

Endorsement ke 7 untuk Patriot Cahaya

Kali ini Patriot Cahaya mendapatkan endorsement yang luar biasa, penulis yang terkenal mengayomi banyak penulis-penulis baru ini menyukai beberapa kalimat penggugah yang ada pada Patriot Cahaya. Dua kalimat tersebut adalah sebagai berikut:



“Denger ya Ndra, kita ini Patriot Cahaya! Pejuang mimpi yang selalu bertarung memperjuangkan mimpi-mimpinya untuk bisa hidup. Jangan cengeng karena alasan sepele kehilangan orang yang lo cintai….”

Dan satu bagian lagi yang disukainya adalah bagian ini:

“Sengaja kubiarkan bintang terbelah itu untuk membuktikan padamu, aku akan kembali menyatukan bintang itu menjadi utuh. Saat bintang harapan terdahulu hilang setengahnya, kamu datang memberikan makna setengah bintang padaku. Aku ingin kita sama-sama percaya untuk saling melengkapi, setelah aku kembali. Karena aku akan selalu memegang janji itu padamu.”

href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTeUPm4bFMBhEEXQROGMspTfqwyxsjRq3sLTR6V4ipMjW4pzqO2I02vFf4BVpqWwuzv0Au6FyAQOxCu1NmK0IpmVSY-9rx6kPID-W4LI3apr36xauQ-91iboXMgbWYQB3YIb1CoFanz7WE/s1600/3.jpg">

Siapakah penulis yang menyukai dua bagian diatas? Ia adalah Triani Retno atau biasa disapa dengan mbak Retno. Tulisan-tulisannya sudah beredar di banyak penerbit dari mulai Mizan, Luxima, bahkan Gramedia. Ingin tahu komentar apa yang dibubuhkan untuk Patriot Cahaya. Simak penuturannya:

“Tak ada yang mudah dalam hidup ini. Semua membutuhkan perjuangan. Seberapa berani kita memperjuangkan mimpi-mimpi kita?
Novel ini sangat menyentuh hati dan menumbuhkan semangat untuk tidak berhenti berjuang.”

Triani Retno
Penulis Buku 25 Curhat Calon Penulis Beken

Sungguh sebuah kehormatan besar ketika beliau membubuhkan endorsementnya pada novelku. Aku tidak percaya novelku mendapat apresiasi seperti ini. Semoga perjalanan minggu depan ke penerbit, memuluskanku untuk terbitnya novel ini.

-Senda-
Penjejak Cahaya

Endorsement ke 6 untuk Patriot Cahaya

Baru-baru ini aku dikirimi endorsement dari seorang penulis yang luar biasa. Penulis ini adalah penulis novel Pandaya Sriwijaya yang terkenal dengan kedigdayaannya dalam membuat kompleksitas cerita.

Ia adalah Yudhi Herwibowo, salah seorang penulis serba bisa, yang bisa menulis apa saja. Dari mulai novel, novel sejarah, buku komputer, sampai buku-buku dengan genre humor. Nah, mau tahu endorsement apa yang diberikan untuk novel saya ini? Mari kita simak penuturannya:



“Menapaki setapak mimpi dengan belutan kisah-kisah tanpa putus asa di antara jurang-jurang kejatuhan, ditambah kisah cinta, persahabatan dan keyakinan membuat Patriot Cahaya menapaki mimpinya itu dengan apik.”

Yudhi Herwibowo
Penulis Pandaya Sriwijaya



Betapa senangnya aku tatkala mengetahui salah seorang penulis hebat yang aku senangi penceritaannya kini membubuhkan endorsementnya. Semoga perjuanganku untuk Patriot Cahaya, memberikan hasil yang signifikan.

-Senda-
Penjejak Cahaya

Rabu, 07 April 2010

Endorsement ke lima untuk Patriot Cahaya

Patriot Cahaya kini sudah mulai menapaki endorsement ke lima. Aku tidak menyangka kali ini penulis Si Bujang dan Putri Malaka, berkenan meluangkan waktunya untuk membaca Patriot Cahaya. Ya, mas Harlis Kurniawan yang terkenal dengan buku penceritaan sarat hikmah ini sudi membubuhkan endorsementnya pada saya. Seperti apa endorsementnya, mari kita simak….



Pejuang mimpi selalu bertarung memperjuangkan mimpi-mimpinya untuk bisa. Mimpi dari kebebasan cinta yang membelenggu. Mimpi kebebasan dari rasa cinta yang membelenggu. Mimpi dari kebebesan dari cita-cita yang belum menyata. Mimpi dari kebebasan dari derita masa lalu yang masih mengikuti.
Novel ini adalah novel yang layak baca bagi kita yang ingin membebaskan diri dari mimpi-mimpi yang masih mengikuti.

Harlis Kurniawan, Penulis Bujang dan Putri Malaka



Nah, itulah sepenggal endorsement dari mas Harlis Kurniawan. Jalan panjang masih terbentang luas di depan, setahap demi setahap sudah kulewati untuk bisa sampai ke penerbit, doakan novelku terbit tahun ini juga sobat.

-Senda-
Penjejak Cahaya

Endorsement ke empat dari Tasaro GK

Siapa tidak kenal Tasaro? Ia adalah penulis novel yang sekarang sedang sangat booming. Novel Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan-nya menjadi novel best seller dan menjadi novel terbaik tahun ini. Kali ini Tasaro GK menorehkan endorsementnya untuk Patriot Cahaya. Hmm seperti apa endorsementnya? Check it out….



“Movie, Persahabatan dan Cinta. Apalagi kombinasi yang magnetnya melebihi tiga tema itu? Novel di tangan anda ini melibatkan anda dalam dunia yang anda kenal fasih. Anda akan merasa berada berada di dalamnya.”

Tasaro GK, Penulis Novel Muhammad dan Galaksi Kinanthi



Wow, aku merasa sangat tersanjung ketika endorsement ini diberikan padaku. Langkah menuju penerbitan kini semakin dekat, endorsement demi endorsement yang diberikan membuatku berdegup kencang. Aku tidak tahu akan seperti apa nantinya, hanya lantunan doa yang bisa mengantarkan novel ini terealisir. Sungguh semakin ke sini, dadaku semakin berdegup kencang, semoga novelku diterima penerbit. Seperti harapan para endorser padaku. 

-Senda-
Penjejak Cahaya

Endorsement ke tiga dari Syamsa Hawa

Patriot Cahaya memasuki fase endorsement ke tiga, kali ini yang memberikan endorsement adalah seorang sahabat yang juga mentor menulis novel. Banyaknya kritik, saran yang diberikan olehnya, akhirnya membuat Patriot Cahaya ini lahir.



Yah, namanya Syamsa Hawa. Karenanya aku lahir menjadi novelis untuk pertama kalinya. Tahukah sobat endorsement apa yang diberikan Syamsa Hawa pada saya? Berikut adalah endorsementnya….



“Novel ini manis, puitis, juga dramatis dan tragis. Tapi tidak melankolis! Ada energi yang bisa diserap dalam setiap track yang dilalui para Patriot Cahaya. Mengenai persahabatan, impian, cinta, ketulusan dan semangat untuk bangkit dari keterpurukan.

Setahu saya, pertama kali mengenal Senda, pengalaman menulis fiksinya masih nol. Bisa menghasilkan novel perdana setebal tiga ratus halaman lebih begini, sungguh tidak terbayangkan sebelumnya. Apalagi gaya penceritaannya Senda banget! Bagi saya, Senda sudah berhasil mentransformasikan dirinya dari penulis non fiksi menjadi penulis fiksi yang cukup piawai mengemas cerita dengan cara berbeda.

Sudah pasti Senda telah menguras banyak energi untuk menulis novel ini, namun sekaligus memperoleh energi baru yang berlipat setelah menyelesaikannya. Betul kan Sen? Good Job!”

Syamsa Hawa, Penulis Novel, Cerpenis, Redaktur Annida, Mentor Focuz The Writing School

Ketika endorsement ini datang, jujur aku cukup terharu. Karena usahaku selama ini akhirnya mulai terlihat. Tapak demi tapak akhirnya kujejaki untuk Patriot Cahaya. Sebuah dunia yang akan mengantarkanku ke dalam level yang kuinginkan kedepan….

-Senda-
Penjejak Cahaya

Jumat, 02 April 2010

Endorsement kedua dari penulis novel Tragedi Kapal Livina



Fiuh beberapa waktu lalu, aku menyodorkan Patriot Cahaya pada salah seorang sahabat di dunia maya yang juga penulis novel. Namanya Ma’mun Affani, ia adalah seorang penulis novel yang menceritakan tentang kejadian pelik yang terjadi pada Kapal Livina. Endorsement singkatnya adalah sebagai berikut:

“Begitu pelik. Pembaca akan bertanya titik akhirnya…”

Hmm, kalau penulis yang terkenal dengan tulisan penuh realitas saja, memberikan endorsement untuk Patriot Cahaya, maka kenapa tidak mencoba menilik lebih dalam Patriot Cahaya?



So, tunggu tanggal mainnya ya….

-Senda-
Penjejak Cahaya